20 Bookish Facts About Me Challenge

bookish fact

Pemirsaaah….sah..sah…sah…..

Kali ini saya mau mengungkap fakta tentang diri saya yang mengaku pecinta buku. Dalam postingan ini akan saya bahas secara tajam, setajam pisau dapur.

cekidooot…!!!

  1. Suka sama Sherlock Holmes awalnya karena suka nonton detective Conan. Conan Edogawa alias Sinichi Kudo mengidolakan Sherlock Holmes sehingga nama Conan sendiri terinpirasi dari penulis serial Sherlock Holmes, yaitu Sir Arthur Conan Doyle. Makanya, aku jadi penasaran kayak apa sih Sherlock Holmes. Dan ternyata….jatuh cinta.
  2. Setelah tamat membaca semua kisah Sherlock Holmes, aku jadi penasaran sama tulisan Agatha Christie. Sama-sama Bergenre detective, dan sampai sekarang aku masih lebih menyukai Sherlock Holmes karya sir Arthur Conan Doyle. #peace ya sama fansnya Hercule Poirot.
  3. Faktanya, di blog bukuku lebih banyak resensi karya tante Christie daripada Om Doyle karena aku membaca Sherlock Holmes sebelum punya blog buku.
  4. Lebih menyukai Sherlock Holmes diperankan oleh Benedict Cumberbatch daripda Robert Downey, Jr.
  5. Waktu masih kuliah suka banget baca buku bertema pernikahan. Setelah lulus malah jarang banget baca kayak gituan.
  6. Selalu diberi kado buku setiap ulang tahun oleh teman-teman dekat.
  7. Pernah diberi hadiah buku ‘Sang Pemimpi’ karya Andrea Hirata oleh cowok yang kayaknya naksir aku. Tapi sayang, bukunya KW. Hiks….
  8. Sebagai hadiah balasan, aku niat ngasih buku juga ke si cowok itu, uda beli tuh buku motivasi yang saat itu lagi hits, tapi berhubung gak pernah ketemu orangnya lagi, akhirnya buku itu aku baca sendiri deh.
  9. Karena aku suka diberi hadiah buku, aku pernah ngasih hadiah buku ke teman dekatku yang nikah. Suatu saat temanku ini menelponku dan bilang kalau dia bosan di rumah terus karena belom dapat kerjaan. Aku sarankan dia agar baca dan nulis biar gak bosan. Terus aku nanya, “gimana bukuku uda dibaca belum?”. disertai suara tawa bersalahnya, dia jawab belum, masih disimpen di lemari di rumahnya, sementara dia ikut suami ke kota lain. Pelajaran yang bisa aku ambil, jangan pernah menyamakan dirimu dengan orang lain. Gak semua orang suka baca, dan suka diberi hadiah buku.
  10. Berhasil mempengaruhi beberapa orang murid lesku untuk beli buku ditobuk online supara ongkirnya bisa lebih murah karena ditanggung bersama.
  11. Pernah disarankan atasan di kantor agar menikah dengan orang yang suka baca juga. Takutnya terjadi hal kayak gini. Di saat suami ngajak jalan, dan aku bilang, “aduh, bentar mas, nanggung ini”.
  12. Pernah baca Lord of the Ring dan Bumi Manusia karya Pramudia. Dan nyampek beberapa halaman uda bosan, gak tau kenapa. Akhirnya aku tinggal.
  13. Suka membaca karena tertular ibu. Ibu pernah bilang kalau pengen pintar ya banyak membaca, baca apa saja, entah itu koran bungkus nasi, atau sobekan tulisan yang ditemui di jalan sekalipun.
  14. Jarang lupa bawa buku dalam tas kecuali lagi baca e-book.
  15. Baru baca Harry Potter di tahun 2015 lalu. Iseng-iseng waktu itu cari-cari bacaan via e-book, dan ketemu Harry Potter. Ya ampun, seru banget ternyata. Aku merasa sangat ketinggalan dalam dunia perbukuan karena “hari gini baru baca Harry Potter?”.
  16. Pernah keranjingan book giveaway dan gak pernah menang. Akhirnya malas untuk ikutan GA lagi. Dan cuma mau ikut GA dari buku penulis yang aku suka atau bukunya sesuai dengan selera bacaanku.
  17. Baru sekali buat resensi buku dan dikirim ke Koran Jakarta, langsung tembus. Rasanya senang banget. Uang di rekening nambah, dan hidupku jadi lebih optimis. Ternyata gampang ya buat resensi agar tembus media. setiap ngeresensi buku dengan semangat aku kirim ke Koran Jakarta, dan setelah peristiwa pertama itu, resensiku belum bisa tembus lagi. Hiks..Ternyata gak gampang juga. Tapi aku tetap optimis dong, aku yakin bukan karena resensiku jelek (membela diri), mungkin karena tulisanku kurang memenuhi standar media tersebut. Setiap media punya standar tulisan masing-masing kan? (membela diri lagi).
  18. Tahun 2014 bulan November buat blog buku untuk menampung curhatan-curhatanku seputar buku. Aku bilang curhatan soalnya aku punya kecenderungan suka menceritakan kembali isi buku yang udah aku baca. Kenapa menarik, hal apa yang berkesan. Kalau ada buku bagus bawannya pengen aja aku cerita ke orang lain. Tapi kan gak setiap orang suka baca, dan gak setiap orang walaupun suka baca menyukan genre buku yang kita baca. Ya, begitulah caraku menyalurkan hobi curhatku.
  19. Ternyata menulis di blog pribadi itu lebih enjoy daripada nulis untuk media. Kita bisa meresensi buku sepuasnya tanpa batasan minimal harus berapa karakter. Dan bisa lebih mengekspresikan perasaan kita dengan bahasa yang lebih santai asalkan sopan. Kalau di media gak bisa dong kita ngasih emoticon, gak bisa ngasih caption lol, wkwkwkwk, buahahaha, atau mengungkapkan perasaan pribadi seperti ‘aku suka banget sama tokoh ini karena seksi, atletis, pelukable’. #muahmuahmuah….
  20. Saat ini, ngebayangin ada Sherlock Holmes untuk memecahkan kasus Mirna.

That’s all. Semoga beruntung. Aamiin.

Temans, yuk yuk ikutan juga #20BookishFactsAboutMeGA, lihat infonya di blog kak Nia F. S. Kartadilaga. Gampang kan? ayoo rebut hadiahnya. Terakhir, 31 januari 2016. Jangan sampai telat yaah!

#20BookishFactsAboutMeGA

bookish fact

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s