[Review] Persuasion by Jane Austen

persuasion by jane austen

Sir Walter Elliot adalah duda dengan 3 anak perempuan, Elizabeth, Anne, dan Mary. Sir Walter Elliot senang sekali bersolek, sombong, boros, dan sangat bangga dengan gelar kebangsawanannya. Kini, dia sedang bangkrut, karena hidupnya lebih besar pasak dari pada tiang. Untuk itu, dia memutar otak bagaimana caranya agar kebangkrutannya tidak diketahui orang, tentu saja dia tidak ingin pamornya turun di mata masyarakat. Setelah berunding dengan pengacaranya, dan Lady Russel, akhirnya Sir Walter sepakat akan pindah ke Bath dan menyewakan kediamannya, Kellynch Hall, yang berlokasi di Somersetshire.

Fyi, Lady Russel adalah seorang janda yang mengasuh anak-anak Sir Walter setelah sang istri meninggal. Tapi perlu diketahui di sini bahwa sir Walter dan Lady Russel tidak saling tertarik.

Sekarang aku mau bahas karakter putri Sir Walter yang cantik-cantik. Elizabeth (29 tahun), merupakan sulung yang memiliki sifat paling mirip dengan saang ayah. Anne (27 tahun), berkebalikan dengan sifat Elizabeth, semua sifat baik ada pada Anne, dan anak kesayangan Lady Russel, Mary (23 tahun), paling manja dan suka mengeluh. Di antara ketiga putri Sir Walter hanya Mary yang sudah menikah dan sudah mempunyai 2 orang anak. Anak kesayangan sir Walter tentulah Elizabeth, Anne bahkan kadang seperti tidak dianggap. Misalkan ketika setiap tahun sir Walter dan Elizabeth  ke London, Anne tidak pernah diajak. Tapi Anne tidak pernah protes, selalu mengalah.

Biar bagaimanapun, kebahagiaan Elizabeth bersumber dari keegoisan dan keangkuhan, sedangkan kebahagiaan Anne berakar dari kelapangan hati dan cinta kasih.

Akhirnya ketemulah sir Walter dengan penyewa yang cocok, mereka adalah Laksmana Croft dan istrinya, Mrs. Croft. Mendengar nama Mrs. Croft, Anne langsung teringat dengan seorang pria yang berasal dari masa lalunya 8 tahun lalu, kapten Frederick Wentworth. Kapten Wentworth adalah adik dari Mrs. Croft. Mereka saling kenal saat kapten Wentworth yang merupakan seorang perwira angkatan laut tinggal bersama kakaknya, Mr. Wentworth yang lebih menjadi pendeta di lingkungan tempat tinggal Anne. Tapi sayangnya, hubungan mereka harus berakhir sebab keluarga Anne dan Lady Russel menganggap kapten Wentworth yang miskin  tidak pantas bersama Anne yang seorang bangswan. Anne yang saat itu berusia 19 tahun lebih memilih keluarganya dari pada mempertahankan cintanya. kapten Wentworth sakit hati pada  Anne, keluarganya, dan menganggap Anne plinplan.

Selama delapan 8 tahun ini, Anne selalu menolak lelaki yang melamarnya. Hatinya masih tertambat pada kapten Wentworth.

Ketika Sir Walter dan Elizabeth pindah ke Bath, Anne menemani saudaranya, Mary di Uppercross yang mengeluh tidak enak badan. Anne pikir kehadirannya lebih dibutuhkan Mary dari pada ayah dan kakaknya.  Suami Mary, Charles, dulunya menyukai Anne, tapi karena Anne menolak lamarannya, akhirnya Charles menikah dengan Mary. Kabar kedatangan kapten Wentworth untuk berkunjung ke rumah saudarnya sampai di telinga Anne yang saat itu tinggal di Uppercross. Anne senang sekaligus sedih mendengar berita itu. senang karena dia pasti akan bertemu dengan kapten Wentworth dan sedih mengingat pernah membuat kapten Wentworth sakit hati.

Inggris pada zaman dulu (gak tau kalau sekarang), di novel-novel romance klasik, kalau ada tentangga baru harus saling berkunjung. Berkat kerja kerasnya, kapten Wentworth sekarang sudah kaya dan tidak bisa dipandang sebelah mata seperti dahulu. Saat kapten Wentworth berkunjung ke Rumah Besar, kediaman orang tua Charles, Mr dan Mrs Musgrove  yang mempunyai 2 anak perempuan yang masih belia, Henrietta dan Louisa, seketika keduanya tertarik dengan kapten Wentworth yang ramah dan pintar. Sementara Anne masih bisa menghindari pertemuan dengan Kapten Wentworth, tapi hal itu tidak berlangsung selamanya.

Pertemuan keduanya begitu canggung. Dua orang yang awalnya saling mencintai sekarang seperti orang asing.IMG_20170605_210509

 

quote persuasion

kapten Wentworth malah  tampak akrab dengan Louisa. Semua orang mengira bahwa mereka pasti akan menikah. Sebagai tentangga, kapten Wentworth, Louisa, Charles, Mary Kapten Wentworth, dan Anne sering dipertemukan dalam satu kesempatan. bisa bayangkan bagaimana perasaan Anne melihat Kapten Wentworth dan Louisa berdua???

Anne yang pintar, ramah dan bijaksana disukai banyak orang. Ada  dua laki-laki yang menyukai Anne yaitu Mr. Benwick yang selalu murung sejak tunangannya meninggal, dan Mr. William Elliot yang merupakan sepupu dari Anne. Dan bagaimanapun, aku berada di team Kapten Wentworth tentunya.

Dan ending novel ini, sama seperti novel-novel Jane Austen yang sudah kubaca, yaitu happy ending. Setelah melewati berbagai konflik dan peristiwa, rasa cemburu yang sama-sama dipendam, dan berbagai ujian, semakin membuktikan bahwa mereka sama-sama masih saling menyukai. Dan perspisahan bertahun-tahun lalu semakin menguatkan hubungan mereka saat ini.

quote persuasion

IMG_20170605_220703Aku selalu menikmati karya Jane Austen. Aku suka bagaimana penulis mendeskripsikan perasaan para tokoh, seperti aku turut merasakannya. Aku suka bagaimana penulis membuat kisah cinta yang romantis, mendebarkan, dan sukses membuatku memproduksi kupu-kupu di perut. Getar-getar asmaranya tuh nyampek ke hati pembaca. Dan tentunya tanpa adegan-adegan yang bikin kipas-kipas. Sukka, sukka banget pokoknya.

Aku suka kisah cinta di novel ini, tapi mengenai karakter, jika karakter seperti Anne dan Kapten Wentworth terpisah dari cerita, rasanya aku kurang suka. Kedua karakter ini tidak lantas membuatku jatuh cinta, tidak seperti aku menyukai Arabella dan Mr. Beaumaris di novel Arabella karya Georgette Heyer atau Elizabeth dan Mr. Darcy di Pride and Prejudice, atau kalau mau ditambahkan, seperti Lara Jean dan Peter di To All the Boys I’ve Loved Before. Hemm,, apalagi ya? Interaksi Anne dan Kapten Wentworth kurang banyak. Cuma pas di Uppercross, Lyme dan baru setelah itu, setelah banyak kisah Anne dan Willian Elliot, baru deh Kapten Wentworth muncul lagi.

Mengenai terjemahannya two thumbs up, ada dikit, dikiiiit banget yang mengganjal, tapi gak jadi masalah Karena aku sangat menikamtinya. Covernya saya suka, cantik.

Quotes of Persuasion

  • Sebab pria terhormat dan kepala keluarga mesti menjaga wibawa, tapi sungguh, orang yang amanah justru lebih mulia.
  • Dia berpendapat bahwa menunda-nunda melunasi hutang adalah perbuatan memalukan
  • Aku tahu kau tidak ambil pusing soal pangkat, jadi aku tidak segan-segan menyampaikannya kepadamu, betapa sebagian orang menyikapi kedudukan pribadi mereka secara berlebihan.
  • Barangkali untuk saat ini, mustahil Anda berpisah. Tapi, pada waktunya nanti, saya yakin bisa, sebab waktu adalah penyembuh segala luka.
  • Kita tahu bahwa gossip macam-macam kerap muncul apabila laki-laki dan perempuan  yang belum menikah terkesan mempunyai hubungan yang kelewat dekat.
  • Dalam kasus seperti dulu itu, benar salahnya suatu nasihat mungkin hanya dapat diketahui belakangan.
  • Rasa tanggung jawab yang kuat dalam diri seorang perempuan mestinya bukan sifat yang jelek.
  • Aku mesti belajar untuk melibas sifat besar kepala dan mensyukuri kebahagiaan sekecil apa pun.

IMG_20170605_212002

IMG_20170605_212322

IMG_20170605_212951

IMG_20170605_213203

IMG_20170605_213428

IMG_20170605_220301

Informasi Buku

Judul: Persuasion

Penulis: Jane Austen

Penerjemah: Reni Indardini

Penyelaras aksara: Lani Rahmah

Penatar aksara: Denny Prabowo

Perancang sampul: Fahmi Ilmansyah

Penerbit: Noura Books

Terbit: 2014

ISBN: 978-602-0989-45-7

Pinjam di Ijak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s