​Seseorang yang akan kutuliskan ceritanya

Membaca kisah Lara Jean di To All the Boys I’ve Loved Before dan P.S I Still Love You bagiku pribadi sangat menarik.

Lara Jean selalu menulis surat kepada orang yang dia sukai, tapi surat itu tidak pernah dia kirim, dia simpan dalam sebuah kotak topi. Biar semua itu menjadi kenangan kelak. Semua yang manis maupun yang pahit dari semua kenangan, suatu hari ketika kita lihat lagi, kita akan melihatnya dengan kacamata berbeda. Mungkin akan melihat semua rekaman kenangan itu dengan senyuman.

Aku, juga orang yang suka nulis. Menulis di Diary dari SD sampai masa SMA. aku ingin merekam dan menginat momen-momen penting dalam hidupku. Tentang seseorang yang aku sukai, aku juga menuliskan, tapi aku rasa aku gak menuliskan secara eksplisit siapa dan namanya di diariku, aku Cuma bilang dia. Tapi aku yakin aku bakal ingat yang dimaksud ‘dia’ itu yang mana ketika aku membacanya lagi. Sekarang, aku belum berminat untuk membacanya. Dan ketika kuliah aku tak menulis di diary lagi, tapi dalam bentuk blog.  Dan karena di blog, aku semakin tak berani dalam mengumbar perasaanku. Aku tidak menulis tentang dia yang aku sukai. Ada tulisan tentang dia tapi yaaa…. aku rasa menuliskan sebagai bentuk perasaan seorang sahabat ketika dia lulus duluan.

Aku bukan orang yang gampang jatuh cinta, meskipun aku gampang sekali kagum. Ketika ditanya siapa orang yang paling berkesan dalam sejarah percintaanku (*jiaaah), semuanya special. Aku, seperti Lara Jean sebelum surat itu tersebar. Sangat rapat menutup perasaanku. Aku Cuma bisa menyukai dari jauh. Sepanjang masa kuliahku 4 tahun, ada satu orang yang aku sukai yang sangat berkesan. Sampai sekarang pun kalau diingat, dia yang paling berkesan. Bukan berarti aku masih ada perasaan, tapi kalau diingat-ingat, kalau aku mau membongkar lagi memori di otakku maksudku. Aku malah kadang berpikir pengen buat novel tentang dia dan aku. Haha…

Ketika ketika sering sms-an, chatingan di fb, pengen pesan-pesan itu gak aku hapus, biar bisa dijadikan materi untuk menulis novel. Biar aku mampu merasakan lagi perasaan itu ke dia. Sekali lagi, untuk materi menulis novel, biar semakin kuat ceritanya. Tapi yang ada semuanya aku langsung hapus ketika selesai chatingan. Saat itu Karena melihat hubungan kita seperti tidak punya masa depan, setiap buka fb dan kebetulan baca pesannya, rasanya sakit. Uughhh…. dan aku khawatir tanpa sengaja di baca orang lain juga. misalkan dibaca adikku yang lagi pinjam laptop atau hpku.

Aku suka Lara Jean yang menyimpan semua surat-suratnya, termasuk note-note yang dia gunakan untuk berkomunikasi dengan Peter yang ditempel di loker (di To All the Boys I’ve Loved Before). Dia ingin mengingat bahwa dia pernah menjadi pacar Peter walaupun pura-pura, dan Lara Jean senang walaupun itu cuma pura-pura. Dan di P.S I Still Love You ketika Lara Jean mendapat puisi dari Peter di hari valentine, dia juga menyimpan puisi itu di kotak topinya. Lucu mengenai puisi ini. Lara Jean sangat senang mendapat puisi dari Peter, sampai akhirnya dia tahu bahwa Peter Cuma menyalin puisi Edgar Allan Poe. Peter gak bilang dia yang bikin puisi, tapi Lara Jean menyangkanya begitu, dan Peter gak tega mengatakannya saat itu karena Lara Jean kadung senang.

Dan aku? Masih rahasia Allah siapa seseorang dalam masa depanku. Dan yang aku pikirkan, aku akan menuliskan semua kisahku bersamanya, aku pengen buat blog lagi kalau uda nikah, khusus merekam jejak rumah tangga kita. Dan aku akan memotret semua momenku bersamanya, bersama anak-anak kita. #tsaaaah.

Cinta sejati antara laki dan perempuan, adalah cinta sesudah pernikahan kan? Tak peduli siapa masa lalumu, masa laluku, yang penting kemudian adalah kita, dan masa depan kita. Dalam hal ini aku suka kisah cinta pak Habibi dan Bu Ainun. Pak Habibi menuangkan kisahnya dengan bu Ainun dalam sebuah buku. Dari buku itu, kita tahu bagaimana cinta pak Habibi yang meluap-luap terhadap bu Ainun. so worth it.

Karena aku gak menulis banyak tentang seseorang dari masa laluku, kenangan itu mungkin perlahan-lahan akan hilang dari otakku. Dan yang akan aku usahakan nanti, dengan orang yang Allah sandingkan untukku, aku akan menuliskan semuanya kisah kita, memotret semua momen dalam hidup kita. Denganmu, aku gak ingin melupakannya. Mungkin kita tua dan akan pikun, dan tulisan itu, foto-foto itu, mungkin akan membantu mengingat. Dan biar anak keturunan kita juga tau jejak hidup kita. Betapa kamu sangat mencintaiku dan aku sangat mencintamui juga.

Sekali lagi, aku suka kisah pak Habibi yang begitu setia pada bu Ainun, bu Ainun adalah the only one bagi pak Habibi. Mengenai menulis di blog, tulisan yang personal tentu akan aku private. Tapi kepikiran buat nulis di Diary juga. takut-takut platformnya bernasib seperti multiply.

sambil nulis ini, terngiang-ngiang lagu Photograph by Ed Sheeren

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s