[Review ]Point of Retreat by Colleen Hoover

Point of Retreat.jpg

Layken ann Will have managed to overcome the obstacle that threatened to destroy their love, proving that they are destined for one another. What they are about to learn, however, is that the things have brought them together may be the very things that ruin their connection forever.

Postingan ini bakal mengandung SPOILER terutama jika kamu belum membaca novel pertamanya, Slammed.

Jadi, ibu Lake sudah meninggal karena kanker paru-paru. Sama seperti Will, Lake menjadi orang tua tunggal bagi adiknya, Kel, yang sekarang sudah berusia 11 tahun. Will dan Lake sudah seperti ayah ibu bagi Kel dan Caulder.

Kel dan Caulder mulai terkena virus merah jambu. Caulder kepada Abby, teman sekolahnya. Dan Kel kepada Kiersten, tetangga baru dan juga teman sekelasnya. Sebagai bocah SD, mereka juga kadang melakukan kenakalan-kenakalan khas anak-anak. Di sini Will dan Lake sebagai orang yang dianggap  ‘orang tua’ bagi keduanya,  selalu mendiskusikan hukuman apa yang akan mereka berikan kepada adik mereka ketika berbuat nakal, atau bagaimana mereka harus memperlakukan keduanya supaya tumbuh normal layaknya anak yang memiliki orang tua lengkap. Dalam menghadapi dua bocah itu, sering Will dan Lake menempatkan posisi ‘apa yang akan orang tua mereka lakukan dalam keadaan x, y, z’ (istilah pribadi) jika mereka masih hidup. Will dan Lake keduanya sibuk kuliah selain mengasuh adik mereka.

Kalau Slammed menggunakan PoV Lake, Point of Retreat menggunakan PoV Will. Di sini jadi lebih jelas bagaimana  Will sampai suka sama Lake, dan mengapa Lake worth it banget buat diperjuangkan.

Slam poetry Will untuk Lake. Sebenarnya ini panjang, tapi aku tulis bagian-bagian yang menurutku paling menarik.

You’re sitting in the exact same spot you sat in when you watched your first performance on this stage.

The way you watched this stage with passion in your eyes…I’ll never forget that moment.

It’s the moment I knew it was too late.

I was too far gone by then.

I was in love with you.

I was in love with you because of you.

……

I love the way you love Kel.

I love the way you love Caulder.

And I love the way I love Kel.

So I’m not about to apologize for loving all these things about you, no matter the reasons or the circumstances behind them.

And no, I don’t need days, or weeks, or months to think about why I love you.

It’s an easy answer for me.

I love you because of you.

Because of

every

single

thing

about you.”

Di novel ini, Kel dan Caulder kelakukannya semakin loveable. The way they keep each others, defend each others, really sweet. Dan aku suka dengan kehadiran dan porsi Eddie dengan pacarnya, Gavin di novel ini. Jika di Slammed hanya Lake yang akrab dengan Eddie, di novel ini, keakraban keduanya berdampak pada keakraban Will dan Gavin. Eddie dan Gavin juga biasa makan bersama di rumah Will. bukan cuma Eddie dan Gavin yang selalu ada buat Lake dan Will, tapi Will dan Lake juga selalu ada buat Eddie dan Gavin. That’s way aku bilang sama porsi mereka di sini. Karakter mereka kuat, bukan sekedar tokoh numpang lewat aja. Selain itu, tokoh baru yang mencuri perhatianku adalah Kiersten, bocah nyentrik, pintar dan kaya akan kosakata. Butterfly you, Kiersten.

Kebiasaan yang lucu di novel ini yang bikin Will jengkel adalah, orang-orang suka masuk ke rumah Will tanpa ketok pintu dulu. Termasuk Eddie, Gavin, bahkan Kiersten dan ibunya yang merupakan tetangga baru.

Yang lucu juga kalau Will dan Lake mau dua-duaan, selalu gagal karena kelakuan Kel dan Caulder. Yang ini pokoknya jangan ditiru yaaa…. aku ketawa saat Will dan Lake sudah merencanakan akan melakukan ‘something’. Will memancing Kel supaya tidur di rumahnya.

“Kel, you want to stay at my house tonight?” I try to act casual with my plan to corral the boys at my place. I feel like Kel can see right through me, even though I know he can’t.

“Sure,” he says. “But it’s a school night and Lake takes us to school on Fridays. Why doesn’t Caulder just stay with me?”

I didn’t think about that. I guess Lake could just sneak over to my house after they fall asleep at her house. “Whichever,” I say. “Doesn’t really matter where.”

Lol

Ketika Will dan Lake ada masalah, mereka selalu diingatkan oleh pesan yang ditulis oleh ibu, Lake.

Sometimes two people have to fall apart, to realize how much they need to fall back together.

Quotes of Point of Reatreat

Until I met you I didn’t know what life was. I had no clue that I wasn’t even alive. It’s like you came along and woke up my soul.

I’m not asking you to marry me. I’m telling you to marry me, because I can’t live without you

Now that I have you back, I’m never letting you go. That’s a promise. I’m not letting you go again.

Sometimes things happen in life that you didn’t plan for. All you can do now is suck it up and start mapping out a new plan.

IMG_20170521_053357

IMG_20170520_221304

IMG_20170518_164943

Point of Retreat by Colleen Hoover

 

 

Nb: Intinya, membaca slammed series ini membuatku jatuh cinta lagi pada puisi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s