[Review] P.S. I Still Love You

ps i till love you

Lara Jean didn’t expect to really fall for Peter.
She and Peter were just pretending. Except suddenly they weren’t. Now Lara Jean is more confused than ever.
When another boy from her past returns to her life, Lara Jean’s feelings for him return too. Can a girl be in love with two boys at once?
In this charming and heartfelt sequel to the New York Times bestseller To All the Boys I’ve Loved Before, we see first love through the eyes of the unforgettable Lara Jean. Love is never easy, but maybe that’s part of what makes it so amazing. 


Ketika selesai baca novel ini, aku gak keburu buat reviewnya. Masih terbayang-bayang dengan Peter yang aduh manisnya, takut diabetes. Hehe.. Kalau langsung bikin review tambah susah mengenyahkan bayangan Peter. Biar hati dan pikiran netral dulu dari Peter, takut susah move on. Yang penting aku susah menandai apa yang akan aku tuliskan biar gak lupa.

Di awal-awal halaman baca P.S. I Still Love You (dalam bentuk ebook), aku gak mau ceritanya selesai. Peter dan Lara Jean pacaran. Sungguhan. Dan ya ampun Peter, dia emang pintar banget memperlakukan cewek. Masih masalah kecil yang mereka hadapi. Dan semuanya bisa dilewati dengan baik. Pertama, saat trip sekolah (di buku sebelumnya, To All the Boys I’ve Loved Before), Lara Jean berciuman dengan Peter di hot tub dan ternyata ada seseorang yang merekam kejadian tersebut, dan mengirimnya ke akun Anonybitch di Instagram. Gak Cuma siswa-siswi di sekolah yang melihat, tapi juga para guru. Tentu saja Lara Jean marah dan sangat malu. Peter berhasil mengancam pemilik akun sehingga video tersebut dihapus. Dan masalah baru muncul. Saat presiden kelas mereka mempresentasikan dana yang dihabiskan untuk keperluan acara sekolah di depan semua murid dan guru, di akhir slide ternyata berisi video tersebut. Peter maju  ke atas panggung, merampas mix dan marah-marah, dia juga mengatakan bahwa di video tersebut mereka tidak melakukan sex, hanya berciuman. Akibatnya, Peter dipanggil ke kantor. Dan aksi Peter maju ke atas panggung itu dianggap sangat gentle, terutama dimata cewek-cewek.

Sebenarnya video itu bukan masalah besar bagi Peter yang sudah berpengalaman, tapi tidak bagi Lara Jean yang merupakan gadis polos. Dan dia tidak ingin video itu berpengaruh dalam mencemarkan nama baiknya yang bisa menyulitkannya masuk ke universitas.

Setelah peristiwa presentasi, kini foto mereka dijadikan meme yang langsung tersebar luas. Peter merasa gagal melindungi Lara Jean.

Masalah lainnya, Lara Jean masih cemburu dengan kedekatan Peter dan Gen, mantan pacarnya. Sedangkan Peter tidak bisa menjelaskan kepada Lara Jean kenapa dia masih berhubungan dengan Gen.

Di novel sebelumnya Lara Jean disulitkan dengan perasaanya pada Josh, salah satu orang yang mendapat surat Lara Jean. Dan surprise, di novel ini muncul John Ambrose McClaren, salah satu orang yang juga mendapat surat Lara Jean. John dulu adalah teman sekolah dan tetangga Lara Jean ketika masih SMP, dan surat tersebut terkirim ke rumah lama John. Si pemilik rumah ternyata menemukan surat tersebut dan mengirimkannya ke alamat John.

Penulis pintar banget menggambarkan karakter setiap cowok yang disukai Lara Jean. John dan Peter yang merupakan satu SMP dulu, sama-sama ganteng dan populer. Jika Peter dikenal lebih gampang bergaul, bagus dalam olahraga, pintar berdansa sehingga menjadi pusat perhatian setiap ada acara sekolah,  sangat menyadari kelebihannya sehingga sombong, dan juga sangat suka mendapatkan perhatian. John digambarkan sebagai orang yang sangat bagus dalam bidang akademiknya, anak baik-baik, dan tidak suka menonjolkan diri seperti Peter.

Ketika hubungan Peter dan Lara Jean semakin memanas, John menjadi seseorang yang selalu ada buat Lara Jean. John gak kalah manis dengan Peter. Lara Jean bingung sendiri dengan perasaanya, dia menyukai Peter dan John dalam satu waktu.

Walau aku berpendapat di postingan sebelumnya, bahwa To All the Boys I’ve Loved Before sebenarnya sudah bagus tanpa sequel, tinggal diselesaikan saja masalah Peter dan Lara Jean. Tapi salut dengan penulis yang tetap meneruskan cerita ini dengan sangat bagus. menciptakan konflik baru. Kemunculan John sangat tepat sehingga menjadi bagian dari konflik kisah ini. jangan bilang di buku ketiganya nanti muncul Kenny, cuma dia dari 5 orang yang mendapat surat Lara Jean yang belum dibahas.

Ini dia ulah Peter yang bikin diabetes.

“I know how to treat a girl.”

Exactly, gak diragukan lagi

I tighten my fingers around his. If we just hold on tight enough, it will all be okay.

Selain aksi Peter yang marah-marah di atas paggung, Peter yang penuh perhatian pada Kitty yang ketika itu ulang tahun. Memberikan bunga, dan mengantar ke sekolah dengan Audinya. Kitty, adik  Lara Jean yang berumur 10 tahun diperlakukan bak putri.

“You’re my only girl today, kid,” Peter says, and Kitty runs to him and snatches the flowers out of his hand. Gallantly, he opens the door for her. He shuts it and turns and winks at me. “Don’t be jealous, Covey.”

Saat di bioskop, ketika Lara Jean ingin memesan membeli makanan dan hendak membayarnya sendiri.

“You think I’m going to make a girl pay on her first date?” He puffs out his chest and says to the cashier, “Can we have one medium popcorn with butter, and can you layer the butter? And a Sour Patch Kids and a box of Milk Duds. And one small Cherry Coke.”

“How did you know that was what I wanted?”

“I pay a lot better attention than you think, Covey.”

Ketika di rumah pohon, dalam reuni teman sepermainan yang terdiri dari Lara Jean, Peter, John, Gen, Chris dan Trevor. Dulu ketika SMP mereka pernah menyimpan barang paling berharga mereka di time capsule milik John, dan berjanji akan membukanya bersama-sama. Saat itu Gen kelihatan sekali menggoda Peter dan membuat Lara Jean cemburu. Peter dengan manisnya berusaha menjaga perasaan Lara Jean tiap kali Gen mau menyerang. Salah satu contohnya ketika  Gen mau memiliki baseball yang disimpan Peter dalam time capsule. Peter dengan cerdasnya menawari Lara Jean mungkin mau memilikinya, Lara Jean yang jengkel bilang tidak. Tapi Peter bukannya memberikan baseball itu ke Gen, dia bilang akan memberikannya pada adiknya saja.

Dan ini bagian SPOILER. Hati-hati aja baca bagian ini ke bawah, karena banyak jebakan SPOILER.

Ketika mereka putus. Peter meminta kembali kalung yang dia berikan kepada Lara Jean. Nyebelin sih. Lara Jean dengan gugup meraba-raba kalung yang sedang dia pakai, dan membuka kaitnya tapi tidak bisa.

Finally he comes up behind me and pulls my hair away from my neck so it rests on one shoulder. It might be my imagination, but I think I hear his heart beating. His is beating and mine feels like it’s breaking.

Uda putus sih, tapi tetap bikin deg-degan kan kalau diperlakukan kayak gitu.

Peter yang masih menyukai Lara Jean

“You promised you wouldn’t break my heart. In the contract you said you wouldn’t, but you did, Covey.”

Yang paling bikin diabetes. Ketika mereka balikan. Lara Jean menanyakan bagaimana kalau mereka saling menyakiti lagi.

“What if we do? If we’re so guarded, it’s not going to be anything. Let’s do it fucking for real, Lara Jean. Let’s go all in. No more contract. No more safety net. You can break my heart. Do whatever you want with it.”

Awww…

Interaksi Lara Jean dan John juga manis. Duh, tambah diabetes.

John yang akhirnya membalas surat Lara Jean, jadilah mereka saling berkomunikasi lewat surat sebelum akhirnya bertemu di reuni rumah pohon. Setelah 4 tahun tidak bertemu, mereka saling jujur tentang perasaan satu sama lain. John juga sebenarnya menyukai Lara Jean tapi hal itu tidak pernah tersampaikan dulu.

Lara Jean menjadi volunteer di nursing home (panti jompo). Salah satu penghuni panti jompo yaitu Stormy, mempunyai cucu yang katanya sangat ganteng dan dia getol sekali ingin menjdodohkan cucunya dengan Lara Jean. SPOILER lagi. Aku menyangka cucunya pasti orang yang dikenal Lara Jean, mungkin Lucas. Guess who? John Ambrose McClaren. OMG. Jadilah John semangat setiap kali mengunjungi neneknya. Pada suatu malam ketika mereka ada di panti jompo, salju yang turun cukup tebal sehingga keduanya terpaksa menginap di panti jompo. Ketikan Stormy menyuruh mereka tidur, yang ada mereka menyelinap keluar panti dan bermain salju. Posisi saat itu Lara Jean baru putus dengan Peter.

Dan yang paling menarik yaitu ketika ketika USO party di panti jompo, pesta yang bertema Perang Dunia Kedua. Semua yang mengikuti pesta harus berdandan sesuai tema. Dan John malam itu tampil mempesona dan gak setengah-tengah. Membuat Kitty juga kagum. John datang menjemput Lara Jean dengan pakaian tentara dan mengendarai mobil Mustang. Pokoknya malam itu John keren banget, aku bisa bayangin, termasuk gaya rambutnya uda kayak tentara. Di pesta mereka juga berdansa berdua. Setelah pesta, ketika hendak pulang, Peter dan Gen datang ke panti, hal itu tidak disangka sama sekali oleh Lara Jean.

Peter dongkol sekali melihat penampilan Lara Jean yang sangat cantik dan malah bersama John. Apalagi melihat penampilan John dengan mobis Mustangnya, Peter semakin panas. Tahu kan dia gak mau kalah keren dari orang lain.

Yang uda baca novel ini, kamu ada di team siapa?

Aku jujur, di #teampeter. Meskipun kalau di dunia nyata, aku lebih suka cowok kayak John Ambrose McClaren. Alim, pintar, sopan. Peter bukannya gak sopan Cuma sombongnya itu loh. Aku lebih menyukai cowok karena otaknya dan sikapnya, cuma sekali aku menyukai cowok karena populer dan keren, waktu SD. Itu kalau Lee Min Ho tidak masuk itungan.

Novel ini gak cuma kisah cinta ala anak SMA tapi juga ngomongin persahabatan dan keluarga yang gak kalah manis. Tuh kan, kata manis lagi.

Suka interaksi Lara Jean dengan keluarganya. Margot pulang dari Scotland di liburan  natal dan tahun baru. Ketika video hot tub beredar, dia masih di rumah. Margot bukan hanya saudara, tapi dia juga ibu dan sahabat bagi adik-adikknya.  Dia menenangkan Lara Jean dan mencarikan solusi. Lara Jean sangat sedih ketika Margot harus kembali ke Scotland

“I wish you weren’t leaving tomorrow”

Lara Jean dan Kitty. Ketika Margot memutuskan kuliah di Scotland, Lara Jean yang menggantikan peran Margot. Lara Jean gak mau Kitty kehilangan sosok ibu. Ketika Mother’s Day, ibu-ibu berpartisipasi dalam acara the Cake Walk, semacam membuat kue di sekolah anak-anak mereka dengan permainan musik. Tentu saja Lara Jean berpartisipasi dalam acara itu untuk Kitty.

Ketika Kitty ada masalah dengan temannya.

“Why can’t things just stay the same as before?”

“Then nothing would ever change and you wouldn’t grow up; you would have stayed nine forever and never have turned ten.”

Ayah Lara Jean.

Lara Jean menyembunyikan masalah hot tub dari ayahnya. Dan ayahnya sedih ketika mengetahui masalah itu dari pihak sekolah, bukan langsung dari anaknya.

“It pains me that you didn’t come to me when things were so hard for you at school. I knew you were going through something, but I didn’t want to push too hard. I always try to think about what your mom would do if she were here. I know it’s not easy, only having a dad to talk to—” His voice breaks, and I cry harder. “But I’m trying. I really am trying.”

“You have to know you can come to me, Lara Jean. No matter what it is”

Di buku ini, kemunculan Josh Cuma dikit. Walaupun Josh sudah putus dengan Margot, dan ada masalah dengan Lara Jean di buku sebelumnya, tapi untungnya sudah terselesaikan dengan baik, aku harap Josh masih perhatian seperti dulu kepada Kitty. Terutama saat Kitty ulang tahun. Where were you, Josh? Rasanya menyakitkan ketika Lara Jean mengingat Josh, yang tersisa cuma kenangan. Ahh,,,  jadi kangen Josh.

People come in and out of your life. For a time they are your world; they are everything. And then one day they’re not. There’s no telling how long you will have them near. A year ago I could not have imagined that Josh would no longer be a constant for me.

To All the Boys I’ve Loved before ternyata masih ada kelanjutannya, Always and Forever Lara Jean yang terbitnya baru 4 april kemaren. Menurutku, novel ini endingnya sudah sangat bagus. Gak gantung, persis yang aku harapkan. Peter dengan Lara Jean, dan Lara Jean dengan Gen yang selama ini selalu perang dingin akhirnya berakhir melegakan.

There’s a Korean word my grandma taught me. It’s called jung. It’s the connection between two people that can’t be severed, even when love turns to hate. You still have those old feelings for them; you can’t ever completely shake them loose of you; you will always have tenderness in your heart for them.

Aku malah takut kalau ada kelanjutannya, aku takut seperti Dilan. Atau Peter dan Lara Jean berakhir seperti Margot dan Josh. Aku takut tak seperti harapanku. Dan lagi-lagi menurutku novel ini sepertinya sudah cukup sampai di sini saja. Tapi semoga saja tidak, kalau sekiranya tidak seperti Dilan, aku mau beli. Di Indoesia belum terbit.

Lara Jean memang mencintai Peter, begitu pun sebaliknya. Tapi mengingat mereka masih SMA, Lara Jean tau terlalu dini menyimpulkan hubungan mereka. Banyak kemungkinan yang terjadi di masa depan. Mereka juga pernah putus.

High school romances hardly ever last, you know. And for a good reason. We’re too young to be so serious.

Lara Jean mencoba bersikap rasional mengenai hubungannya dengan Peter. Ingat, masih SMA.

“Don’t get too serious to where things can’t go back. Be in love with Peter if you want, but be careful with your heart. Things feel like they’ll be forever, but they aren’t. Love can go away, or people can, without even meaning to. Nothing is guaranteed.”

How can I be careful when I already like him so much?

Dan ketika mereka putus.

“There’s no way to protect yourself against heartbreak, Lara Jean. That’s just a part of life

It’s all just part of it, the process of falling in love. And it’s not like I thought we’d stay together forever; we’re only sixteen and seventeen. One day I will look back on all of this fondly. .

You’ll go about your day, and you will miss him at first, but over time it will ease . It will lessen

All I know is that every minute without him feels interminably long, like I’m waiting, just waiting for him to come back to me. I, Lara Jean, know he isn’t, but my heart doesn’t seem to understand it’s over.

Exactly. I don’t want to be the girl crying in her dorm room over a boy

Kalau cewek-cewek banyak yang suka ke Peter, cowok-cowok juga pasti banyak suka ke Lara Jean yang keibuan, pintar masak, jago bikin scrapbook. Bikin envy aja nih LJ.

Quotes of  P.S. I Still Love You

  • You can’t be close to someone, not truly, with secrets in between you.
  • Being late all the time shows a lack of respect for the person who’s waiting for you
  • Boys will be boys, but girls are supposed to be careful: of our bodies, of our futures, of all the ways people judge us.
  • People say absence makes the heart grow fonder, but I think they’re wrong: Proximity makes the heart grow fonder.
  • if two people are meant to be, they’ll find their way to each other
  • Your body is yours to protect and to enjoy
  • I can see now that it’s the little things, the small efforts, that keep a relationship going.
  • You have to let yourself be fully present in every moment. Just be awake for it, do you know what I mean? Go all in and wring every last drop out of the experience.
  • But that’s just inescapable, right? When you lose someone and it still hurts, that’s when you know the love was real
  • Lara Jean, I think you half-fall in love with every person you meet. It’s part of your charm. You’re in love with love
  • I know now that I don’t want to love or be loved in half measures. I want it all, and to have it all, you have to risk it all.
  • You only know you can do something if you keep on doing it.

 

Silahkan baca online di sini

source of image: goodreads.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s