[Review] P.S. I Like You

 

ps i like you

Saat sedang melamun di kelas Kimia, Lily menuliskan sebaris lirik lagu favoritnya di meja. Hari berikutnya, dia menemukan seseorang telah melanjutkan lirik itu dan bahkan menulis pesan untuknya!

Tak lama, Lily dan sahabat pena misteriusya itu mulai berbagi surat rahasia, saling memperkenalkan band favorit mereka, dan mulai terbuka satu sama lain. Bahkan, Lily merasa mulai menyukai orang yang menulis surat-surat itu. Hanya saja, siapa dia?

Lily mencoba mencari tahu siapa teman misteriusnya, tapi siapkah dia mengetahui kebenarannya?


Lily termasuk kategori manusia aneh yang dilahirkan dalam keluarga yang aneh juga. Lily tidak suka pelajaran Kimia, dia memilih melamun atau menulis lagu saat pelajaran tersebut. Lily menyukai musik bahkan dari band-band tidak terkenal. Lily bisa bermain gitar, suka mengarang lagu tapi tidak pernah percaya diri menunjukkan lagunya pada siapa pun, termasuk sahabat satu-satunya, Isabel. Dia tidak populer, dan sangat menghindari menjadi pusat perhatian.

Lily kemudian menemukan semangat setiap pelajaran kimia. Bukan, bukan karena pelajaran itu mendadak menarik perhatian Lily atau Mr. Ortega yang berubah menyenangkan, tapi karena Lily mempunya ritual saling berkirim surat dengan seorang yang tidak dia kenal. Lily sangat nyambung dengan sahabat penanya ketika berbicara musik. Dimulai dari masalah musik, obrolan berlanjut ke masalah pribadi. Jika Lily tinggal dalam keluarga yang menurut Lily sangat aneh dan berisik, berbeda dengan sahabat penanya, orang tuanya bercerai, dia tinggal dengan dengan ibu dan ayah tirinya, ayah kandungnya tidak pernah menghubunginya. Walaupun secara materi hidupya sangat cukup, tapi dia merasa kesepian.

Lily penasaran siapa sahabat penanya tapi dia takut kalau sahabat penanya tau bahwa Lily yang mengiriminya surat, orang yang tidak populer bahkan dianggap aneh oleh tema-teman satu sekolahnya, sahabat penanya itu tidak mau menulis surat lagi untuk Lily.

Lily memasukkan beberapa daftar tersangka yang mungkin adalah sahabat penanya. Seorang cowok yang ortunya bercerai dan tidak menyukai pelajaran kimia. Aku sebagai pembaca juga memiliki daftar tersangka sendiri dari beberapa cowok yang ada di sekolah Lily.

Tersangka 1: David, seorang cowok yang berusaha dijodohkan oleh Isabel buat Lily. David ortunya bercerai dan dia tidak menyukai pelajaran kimia

Tersangka 2: Cade, musuh bebuyutan Lily. Cade adalah anak orang kaya, sombong, dan suka tebar pesona. Cade adalah orang yang memberikan julukan ‘magnet’ buat Lily hingga seantro sekolah memanggil Lily magnet.

Tersangka 3: Lucas, cowok yang disukai Lily, yang mambuat dirinya susah bernapas jika berada di dekat Lucas. Lucas selalu terlihat dengan earphonenya di sekolah. Lily penasaran musik apa yang disukai Lucas.

Ketiga cowok itu sama-sama oke. Tapi aku mendukung Cade yang nyebelin, seru aja sih kisah benci jadi cinta. Namun, siapakah sebenarnya sahabat pena misterius Lily?  Silahkan baca bukunya. Jangan terpengaruh reviewku.

Selain kisah remaja SMA yang manis, asem, dan asin, novel ini juga mengangkat tema keluarga yang gak kalah manis. Melalui sahabat penanya, Lily menyadari bahwa dia adalah orang yang beruntung mempunyai keluarga yang utuh. Sebenarnya keluarga Lily bukan aneh, tapi unique.

Oke, aku penasaran ketika penerbit Spring menerbitkan buku ini karena berseliweran di instagram. Ditambah P.S. I Like You karya Kasie West ini masuk nominee sebagai Best Young Adult Fiction di Goodreads. Dan aku sukaaa. Sukaaak sekali sama novel ini. P.S. I Like You menjadi bacaan pertamaku di tahun 2017, sebuah pembuka yang manis. Temanya unik, sahabat pena, surat menyurat rahasia di kelas kimia. Konfliknya gak berhenti bikin penasaran. Bahasanya ringan, renyah, seperti snack super enak yang gak bisa bikin berhenti makannya. Kereeeen sekali pokoknya. Endingnya maniiiiis sekali. Novel penuh kejutan yang gak bisa langsung aku lupakan begitu selesai baca.

Lily karakternya oke banget. Si cewek penyuka musik yang cuek sama penampilan, apa adanya, dan setia kawan. Suka sama persahabatan Lily dan Isabel. Adik-adik Lily gemesin, terutama Jonah. Hemmm… apalagi yaaa…. Highly recommended deh pokoknya. Salah satu pesan moral dalam novel ini yaitu jangan berburuk sangka, jangan sembarang menilai orang dari penampilan luarnya. Ini berlaku buat Lily dan sahabat penanya dikehidupan nyata.

Quote P.S. I Like You

“Saya dan kimia tidak saling memahami” (Hal 6)

“Aku tidak perlu bantuan. Dan aku tidak perlu seseorang membantuku supaya dia merasa penting”. (Hal 293)

“Perpustakaan adalah tempat kelahiran diam?” Tanya David lagi.

“Semua kata-kata sedang digunakan oleh buku-buku. Waktu aku masih kecil, itulah yang selalu kupikirkan. Bahwa orang-orang diminta untuk diam supaya kata-kata mereka tidak dicuri oleh buku”. (Hal 114).

Informasi Buku

Judul: P.S. I Like You

Penulis: Kasie West

Penerjemah: Airien Kusumawardhani

Cover: Chyntia Yanetha

Penerbit: Penerbit Spring

Tebal: 368 halaman

ISBN: 9786027432260

Iklan

2 thoughts on “[Review] P.S. I Like You

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s