[Review Lanjutan]Inferno by Dan Brown #2

Tak lama kemudian, seorang perempuan hamil bernama Martha Alvarez, pemandu museum datang dan terkejut menemukan Landon berada di dalam Hal of the Five Hundred. Karena sehari sebelumnya, sebelum Langdon hilang ingatan, dia sudah mengunjungi Palazzo Vecchio bersama Ignazio Busoni. Tentu saja Langdon tidak ingat. Kepada Martha, Langdon berpura-pura bahwa dia ingin menunjukkan apa yang telah dia lihat sebelumnya pada Sienna, yang mendadak berperan sebagai adik Langdon.

Martha membawa keduanya ke lantai 2. Tepat di ketinggian yang sama dengan tulisan cerca trova. Martha mengantarkan Langdon dan Sienna ke tempat topeng Kematian Dante tersimpan. Ketiganya kaget karena topeng itu hilang. Martha menghubungi pihak museum dan polisi. Sebelum polisi datang, mereka melihat CCTV, mencari tahu pencuri topeng kematian Dante. Rekaman di putar ulang, mendapatkan Ignazio dan Langdon yang mencuri topeng tersebut. Martha marah, merasa dikhianati. Dia menelpon Ignazio tapi yang mengangkatnya adalah sekretaris pribadinya, Ignazio meninggal. Mengetahui Langdon bersama Martha. Sekeraris tersebut meminta berbicara pada Langdon dan menyampaikan pesan suara Ignazio sebelum kematiannya.

“Robert, dengarkan baik-baik. Yang kau cari tersembunyi dengan aman. Gerbang-gerbang terbuka untukmu, tapi kau harus cepat. Surga (Paradise) dua puluh lima” (hal 262).

Sebelum Langdon menjelaskan semua kejadian yang menimpanya pada Martha, Agen Bruder dan anak buahnya, tentara berseragam hitam datang. Langdon dan Sienna segera melarikan diri.

Mereka harus memecahkan pesan rahasia Ignazio. Mungin itulah tempat Ignazio menyembunyikan topeng Dante. Surga 25. Dalam pelariannya Langdon memasuki Museo Casa di Dante, Gereja Dante. Dan meminjam iPhone seorang nenek untuk mencari bait pusi Dante. Canto 25, merujuk The Divine Comedy.

‘ku ‘kan kembali sebagai penyair dan mengenakan mahkota daun

Di tempat baptisanku.

The Baptistry of San Giovanni. Tempat itu yang terpikirkan oleh Langdon ketika membaca bait puisi Dante. Dirancang oleh Lorenzo Ghiberti.

Ini dia bangunan The Baptistry of San Giovanni

the baptistri of san giovanni
sumber: klik

Dan inilah pintunya, yang dikenal dengan Gerbang Surga (The Gate of Paradise)

the gate of paradise
Sumber: klik

Michelangelo menyatakan bahwa pintu-pintu itu sedemikian indah sehingga layak digunakan…..sebagai gerbang surga. (hal 327)

Sienna dan Langdon masuk ke dalam. Mencari topeng kematian Dante dan menemukannya di bawah bak baptis.

PPPPPPP

Terdapat 7 huruf P dibagian dalam topeng. Seperti sesuatu yang tak berarti. Sebelumnya Bertrand Zobrist membeli topeng tersebut, dan Langdon yakin Zobrist lah yang menuliskan huruf P tersebut yang seharusnya tidak pernah ada dalam topeng.

Dengan mengais berbagai pengetahuan di otaknya, Langdon tau bahwa huruf P tersebut berarti Peccatum, kata latin untuk dosa. Dalam inferno-nya Dante, seseorang harus turun ke 7 tingkatan neraka untuk melakukan penebusan dosa. Malaikat menuliskan 7 huruf P dikening, setiap dia turun 1 tingkat untuk melakukan penebusan dosa, maka 1 P terhapus.

“Di setiap tingkat baru yang Anda capai, malaikat membersihkan 1 huru P dari kening Anda, hingga akhirnya anda mencapai puncak, tiba dengan kening bersih dari ketujuh huruf P itu … dan jiwa Anda bersih dari semua dosa. (hal 349)

Merujuk pada kisah Dante, Sienna dan Langdon membersihkan huruf P tersebut dengan handuk basah untuk menemukan pesan Zobrist.

Inilah yang ditemukan keduanya setelah huruf P dalam bagian topeng dihapus dengan handuk basah.

 

Inferno

Kalau diuraikan bunyi tulisannya seperti ini,

Wahai kalian yang berotak gemilang,

cermati ajaran yang tersembunyi di sini …

di balik selubung bait-bait yang begitu kabur

carilah doge venesia pengkhianat yang memenggal kepala kuda-kuda

dan mencungkil tulang-tulang orang buta

berlututlah di dalam mouseion kebijakan suci bersepuh emas,

dan letakkan telingamu di tanah

dengarkan suara air menetes.

Ikuti jauh ke dalam istana tenggelam

Karena di sini, dalam kegelapan, monster chthonic menanti

Tenggelam dalam air semerah darah

Di laguna yang tak memantulkan bintang-bintang.

Ket: -Doge: sebutan untuk kepala-kepala negara Venesia zaman dulu

-Mouseion: kuil yang dilindngi oleh dewi2 pembawa inspirasi.

Puisi itu mengarah jelas pada Venesia, tapi dimana letak persisnya?

Sebelum mereka berhasil memecahkan pesan itu, seseorang yang mengaku bernama dr. Ferris masuk. Dia mengenal Langdon. Setelah terjadi dialog cukup panjang, Sienna dan Langdon memilih untuk mempercai dr. Ferris.

Ketiganya meninggalkan Florence Menuju venesia. Sebelumnya Langdon menelpon editornya untuk menyewa jet pribadi perusahaan, bilang akan ke Jenewa. Dan itu hanya pengalihan perhatian karena Langdon tau dirinya sedang diburu, cepat atau lambat tentara berseragam hitam akan mengetahuinya. Dengan menyewa kereta berkecepatan tinggi, Langdon menuju Vensia bersama sienna dan dr. Ferris. Tentara berseragam hitam mendapatkan Jet dalam keadaan kosong.

Dalam perjalanan mereka mencoba memecahkan pesan rahasian lokasi yang ditunjuk oleh puisi.

“Venesia punya satu museum yang memenuhi sarat sebagai ‘mouseion kebijakan suci bersepuh emas’.” Ujar Langdon. “Basilika Santo Markus”.

Sang Doge pengkhianat yang memenggal kepala kuda-kuda, dan mencungkil orang buta, itu mengarah pada Enrico Dandolo. Ketiganya pergi ke Basilika Santo Markus, dan mencari makam Enrico Dandolo.

Lagi-lagi Langdon harus ekstra keras memeras otak untuk menemukan informasi.

Seorang doge Venesia yang menghadirkan kejayaan bagi Kerajaan Romawi dengan menduduki ulang Konstantinopel tidak akan dimakamkan di sini dengan nama Enrico Dandolo … tetapi nama latinnya. Henricus Dandolo. (hal 467).

Langdon tersentak mengetahui kebenaran yang baru saja dia ingat. Mereka salah negara.

Keberadaan ketiganya di Basilika Santo Markus diketahui oleh Agen Bruder CS. Ketiganya melarikan diri lagi dan terpisah. Langdon tertangkap.

Saat bagian ini nih yang seru. Sienna yang Misterius. Dan kini Langdon harus bekerjasama dengan Agen Bruder, Direktur WHO, dan Konsorsium untuk menemukan lokasi kantong plastik Zobrist yang berisi wabah.

Terus dimana sih mouseion kebijakan suci bersepuh emas itu? (awas spoiler)

Hagia Sophia. Istanbul. Turki

hagia sophia
source: here

Indah bangeeeeet tempatnya

Hagia Sophia tak hanya memiliki lapisan ubin emas lebih banyak daripada Basilika Santo Markus, namanya Hagia Sophia, secara harfiah bermakna “Kebijakan Suci” (hal 525)

Langdon, Bruder, dan dr. Sinskey didampingi Mirsat masuk ke Hagia Sophia. Tanpa membuang-buang waktu Langdon minta diantarkan ke kuburan Enrico Dandolo.

Ini makamnya

makam henricus dandolo
source: here

berlututlah di dalam mouseion kebijakan suci bersepuh emas,

dan letakkan telingamu di tanah

dengarkan suara air menetes

Langdon melompat melewati rantai pelindung makam, dan bersujud, meletakkan telinganya di makam Dandolo. Dia mendengar suara gemericik air di bawahnya. Dan Mirsat menjelaskan bahwa gemericik air memang terdengar di bawah semua lantai Hagia Sophia.

“Tapi tahukan Anda tentang suatu tempat spersifik yang gemericik airnya bisa di dengar dari kuburan Dandolo ini?”, tanya Landon.

“Tempat waduk itu? Namanya Yerebatan Sarayi. Ya. Nama waduk kuno kami adalah Yerebatan Sarayi. Artinya …. istana yang tenggelam”. (hal 555)

Ikuti jauh ke dalam istana tenggelam

Akhirnya pencarian mereka berhenti di Yerebatan Sarayi, istana yang tenggelam

yerebatan sarayi
source: here

Karena di sini, dalam kegelapan, monster chthonic menanti

inferno
source: here

Tenggelam dalam air semerah darah

Di laguna yang tak memantulkan bintang-bintang.

Walaupun lokasi wabah Zobrist sudah ditemukan, tapi ketegangan belum berakhir.

Wabah seperti apa sih yang sudah dibuat Zobrist?

Dan siapa Sienna sebenarnya?

Silahkan baca sendiri ya bukunyaa….

baca review part di sini

Keterangan Buku

Judul: Inferno

Penulis: Dan Brown

Penerjemah: Inggrid Dwijani dan Berliani Mantili Nugrahani

Penerbit: Bentang Pustaka

Tebal: 644 hal

Cetakan I: September 2013

Cetakan XII: Agustus 2015

ISBN: 978-602-7888-55-5

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s