[Book Review]A Game of Thrones (A Song Of Ice And Fire)

berpose dengan a game of thrones
berpose di Gramedia

“When you play the game of thrones, you win or you die”

(Cersei Lannister)

Inilah negeri tempat matahari terbenam. Negeri dengan tujuh kerajaan, tempat klan-klan besar saling berebut takhta.

Sebenarnya bingung mau bikin reviewnya, bukunya tebal banget, tokohnya juga seabrek. Kenapa beli buku ini? dimana-mana orang membicarakan A Game of Thrones. Mau tidak mau aku juga ikut penasaran. Setiap bab diberi judul dengan nama tokoh yang akan banyak diceritakan. Tapi penceritaannya menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Misalkan judul Babnya Arya. Maka, yang diceritakan adalah kehidupan Arya. Dan hanya ada 8 tokoh yang dijadikan judul bab, yaitu Eddard, Lord Eddard Stark dari klan Stark, Lord dari daerah utara. Catelyn, istri dari Lord Eddard Stark dari klan Tully. Bran, Arya, Sansa, putra-putri dari Lord Eddard dan Catelyn. Daenerys dari Klan Targaryen, Tyrion dari Klan Lannister, dan Jon Snow, anak haram dari Lord Eddard. Sampai tamat satu buku begitu terus judulnya berulang-ulang, gantian.

Jadi, awal baca buku ini bosan, bertele-tele, konfliknya datar. Judul babnya Jon, cerita belum selesai ganti bab dengan cerita tokoh lain, kayak gak ada ujung pangkalnya. Nyambungnya kemana nih cerita? Tapi itu kesan awal, nyampek separuh perjalanan baca buku ini (mau berhenti baca kan eman-eman, belinya mahal), mulai merasakan serunya, dimulai saat Tyrion Lannister disangka mencoba membunuh Bran. Semakin kebelakang semakin seru. Terbunuhnya Lord Robert Baratheon, dan dengan tega penulis juga membunuh Lord Eddard. Terharu dengan kematian Lord Eddard, kasihan orang-orang yang ditinggal, 5 anaknya, istrinya, dan Jon, si anak haram. Padahal Jon belum tau siapa ibu kandungnya.

Novel ini bergenre Epic Fantasy, dengan setting kerajaan seolah dibawa pada zaman berabad-abad lalu, jauh sebelum nabi Muhammad lahir. Gaya hidup masyarakatnya agak bar-bar, perang memperebutkan kekuasaan, budak, perempuan kalangan bawah yang gak ada harganya, seenaknya lelaki meniduri mereka, hubungan intim dengan saudara kandung. Rasanya hidup pada zaman di novel ini, dimana perang mudah pecah, kita harus selalu siap dihadapkan dengan kematian, ditinggal atau meninggalkan orang-orang disayangi. Kagum dengan sikap keluarga Lord Eddard setelah kematiannya. Walaupun merasa sakit hati, karena Lord Eddard dituduh sebagai penghianat, keluarganya tetap tegar. Istrinya, mengatakan bahwa balas dendam tidak biasa membuat Lord Eddard hidup kembali. Robb, anaknya yang tertua, masih 15 tahun, ahli waris Lord Eddard menjadi dewasa dan sebijaksana ayahnya. Bran, putra nomer 4, 8 tahun, dan Rickon, si bungsu yang masih 4 tahun, sama-sama memimpikan ayah mereka meninggal, tapi tetap dengan berani mendatangi calon kuburan sang ayah. Arya, anak ke 3 (10 tahun), si tomboy. Dan Sansa, anak ke 2. Aku paling gak suka sama Sansa di antara semua keturunan Lord Eddard. Kalau keturuan Lannister, cuma Tryion si setan kecil yang aku suka.

Dan sekarang, aku penasaran dengan kelanjutan kisah ini. Robb akhirnya menikah dengan siapa? Bagaimana petualangan Jon untuk menemukan pamannya? Bagaimana nasib Catelyn dan anak-anaknya? Bagaimana Daenerys dengan naga-naganya?

waktu beli emang sengaja beli bagian satu dulu, takutnya gak suka. Eh, ternyata suka. Novel ini ternyata uda lama juga ya terbitnya, tahun 1996. Mulai difilmkan pada tahun 2011, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Fantasious pada maret 2015. Terjemahannya oke, dilengkapi dengan keterangan klan-klan dan para keturunannya, serta ada Glosariumnya, sehingga pembaca lebih mudah memahami isi buku yang super tebal dan banyak tokoh ini.

Untuk memahi silsilah klan-klan, gambar di bawah bisa dijadikan panduan

A-Web-of-Thrones-game-of-thrones
source of image: here

 

Informasi Buku

Judul: A Game of Thrones

Penulis: Geoge R.R. Martin

Penerjemah bahasa Indonesia: Barokah Ruziati

Pewajah Sampul: Defi Lesmawan

Tata Letak Isi: Yhogi Yhordan

Penyunting: Lulu Fitri Rahman dan Tim Redaksi Fantasious

Pemeriksa Aksara: Westeros Indonesia

Cetakan Pertama: Maret 2015

Cetakan Kedua: Mei 2015

Tebal: XVI + 948 hlm

ISBN: 978-602-0900-29-2

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s