Jejak Islam di Amerika

jejak islam di amerika-Lailatul Muizzah 1Asal mula datangnya penduduk asli Amerika, kaum Indian

Sebuah dokumen bernama The Sung Document dari Dinasti Song China tahun 1178 bermaklumat bahwa pelaut-pelaut muslim telah berlayar jauh sampai daratan baru yang sepi manusia. Mereka menamakannya Mu Lan Pi.

Dua ratus kemudian, pelayaran di bawah pimpinan Admiral Zhou Man, anak didik Laksamana Muslim Cheng Ho, terseret gelombang Laut Jepang hingga ke Selatan Alaska dan berakhir di daratan yang sama.

Kini Mu Lan Pi menjelma menjadi daerah bernama California, Amerika serikat. Hal 1

Pada tahun 1492, 300 tahun setelah pelayaran para pelaut muslim tersebut, Columbus dalam pelayarannya sempat mengira dia terdampar di India, ketika menemukan tanah tak bertuan ini. Dia kecele karena dunia baru yang baru saja dia temukan ternyata sudah berpenghuni. Orang-orang berbalut jubah, berhidung mancung, dan berkulit merah. Columbus kemudian memberi nama orang-orang itu Indian, karena postur mereka mirip orang India.

Jadi, bisa disimpulkan ya siapa penemu benua Amerika pertama kali.

Bagaimana awal mula Columbus bisa sampai ke tanah orang Indian ini? di Andalusia, Spanyol, Eropa, hiduplah kaum Moor atau yang biasa disebut dengan Morisco, para muslim yang harus berpura-pura murtad untuk menyelematkan diri dari Reconquista, gerakan untuk mengusir muslim dan Yahudi dari tanah Andalusia. Kaum Morisco ini, karena tak tahan menipu diri dengan kayakinan mereka yang baru, akhirnya melarikan diri sejauh-jauhnya. Hingga sampailah di tanah yang dihuni oleh orang Indian ini.

Sedangkan Columbus, dengan dibiayai oleh Ratu Isabella dan Pangeran Ferdinand yang ingin mencari tanah jajahan baru untuk Spanyol dan memburu kaum Moor yang meninggalkan Andalusia. Ketemulah Columbus dengan kaum Moor di tanah orang Indian ini. Dimana-mana yang namanya ingin memperluas daerah kekuasaan, ya dengan cara menjajah, menaklukkan penduduk di tanah jajahan. Columbus Cs tidak hanya mengejar-ngejar orang Islam dan Yahudi, tetapi juga penduduk Asli Amerika, orang Indian itu, akhirnya bernasib sama, diburu, dan pada akhirnya dihabisi oleh pendatang Eropa.

Berdasarkan keterangan di buku, aku menyimpulkan bahwa ada orang-orang yang selamat dari pembantaian Columbus.

“Kemudian mereka (kaum Moor) berbaur dengan masyarakat setempat, menikah dengan pendatang Eropa lainnya, ada juga yang menikah dengan suku Indian atau budak-budak Afrika. Mereka mulai membentuk Koloni di tanah Amerika ini. Salah satunya adalah Koloni yang disebut Melungeon” (Julia, hal 132)

Tidak heran jika kemudian di Negara bagian California, Indiana, dan Ohio ada beberapa kota tua bernama Medina dan Mecca.

“Dan itulah mengapa Columbus juga mengatakan dalam jurnal pelayarannya, bahwa di atas sebuah pegunungan, ketika dirinya berlayar mendekati semenanjung timur Kuba di selat Gibara, ada kubah masjid yang indah seperti di negerinya, Spanyol. Ada yang mengatakan nama Kuba sendiri berasal dari bahasa Arab, Al-Qubbah” (Julia, 134)

(#BTdLA hal 131-134)

“Semua itu menjadi bukti, bahwa tanpa Islam, dunia tak akan menemukan Amerika” (Hanum, Hal 140)

Aku bertanya-tanya bagaimana kemudian tercetus nama Amerika? Terus Columbus tetap hidup di Amerika apa kembali ke Spanyol? Di buku ini maklum kalau gak ada, yang dibahas kan tentang hubungan Islam dengan Amerika, bukan buku sejarah tentang Amerika.

FYI, Abraham Lincoln, presiden Amerika pembebas budak yang legendaris itu, merupakan keturanan Melungeon. (hal 136)

Buku #BTdLA ini memang informatif, dipadu dengan dialog-dialog yang natural. Berikut aku rekam info-info yang membuat aku tercengang.

-Thomas Jefferson, presiden Amerika ke 3 adalah pembelajar ilmu multidsiplin dan peraih summa cumlaude untuk semua disiplin ilmu yang dia pelajari hingga menjadi presiden AS. (Selalu iri dengan orang-orang super genius ini, aku saja yang memperlajari 1 disiplin ilmu dengan tertatih-tatih bisa bangga dengan predicat cumlaude pas-pasan. )

-Jefferorson mahir berbahasa arab. Dia punya Al-Quran dan mempelajarinya. Mungkin setelah membaca Al-Quran dia jadi bersimpati pada budak kulit hitam (hal 144).

-Jefferson juga membuat bible-nya sendiri.

Pada dinding Supreme Court atau Mahkamah Agung Amerika Serikat, terdapat patung Nabi Muhammad, beliau berada di tengah-tengah diapit oleh Hammurabi, Charlemagne, King John, Justinia. Tokoh-tokoh tersebut memegang pedang, tombak, dan tameng. Hanya patung nabi Muhammad saja yang memegang buku, dan berdasarkan sumber di internet yang aku baca, patung Nabi Muhammad menjadi sumber inspirasi patung Liberty yang memegang buku.

Membuat patung atau menggambar Nabi Muhammad, jelas itu perbuatan yang diharamkan dalam islam, nabi Muhammad tidak boleh divisualisasikan. Apalagi ini disama-samakan dengan tokoh-tokoh yang gak ada apa-apanya banget dibandingkan beliau. Na’udzubillah

Dari kaca positif, Julia menjelaskan pada Hanum. “Hanum, jangan terprovokasi emosimu sendiri. Pikirkan baik-baik, kau lihat ini. pengukirnya adalah Adolpn Weinman; jelas bukan muslim. Dia tentu tidak paham bahwa menggambarkan nabi besar kita ke dalam bentuk visual itu tidak diperbolehkan atau diharamkan. Tapi lihat ini”, Julia menunjuk judul yang diberikan Weinman dalam lukisan pahatnya. (hal 207)

“The Great Law Giver on Earth”

(Para Pencurah Keadalilan di Atad Bumi)

Jadi, secara tak langsung Amerika mengakui peran Nabi Muhammad sebagai patron keadilan hingga dijadikan ikon di Amerika.

Di pintu gerbang Fakultas Hukum Universitas Harvard terdapat pahatan bertuliskan isi Al-Quran Surat An-Nisa’ ayat 135.

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya)”

(QS. An-Nisaa’ [4]: 135)

“Tidak bisakah kau bayangkan Hanum, semua pemuka hukum, pemikir dari lulusan sekolah hukum di sini, professor, pengajar, dan tak lupa para murid yang sudah tak perlu didebat lagi isi otaknya, mengakui keagungan ayat ini?” (hal 207)

“Dan dalam setiap langkah mereka, embusan titah dari Allah lewat nukilan ayat Al-Quran itu menjadi napas para pengadil, hakim, pengacara masa depan di Amerika Serikat ini” (hal 208)

 

Salah Satu Mu’jizat Nabi Muhammad: Dapat Membelah Bulan

Salah satu Mu’jizat Nabi Muhammad yaitu dapat membelah bulan. Nabi Nabi Muhammad membelah bulan dengan tangannya untuk menunjukkan pada kaum yang mengingkari Tuhan bahwa kekuasaan Tuhan lebih dari apapun di dunia ini. Menurut penelitian di bidang astronomi, ketika para astronaut Amerika mendarat di bulan, mereka menyimpulkan ada rekahan di permukaan bulan yang memanjang sepanjang diameter bulan. Rekahan itu berbentuk urat-urat seperti sutura yang menggabungkan tengkorak depan dan tengkorak belakang kita. Menunjukkan bahwa tempurung kepala kita dulu terpisah, kemudian dalam perkembangannya mereka menyatu. Rekahan bulan yang dilihat astronaut itu dijuluki dengan Rima Ariadaeus. (hal 317)

Sumber Tulisan #BTdLA

Source of Image : here, edited by me

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s