[Agatha Christie] Mayat dalam Perpustakaan

mayat dalam perpustakaan
sumber : http://jendelakumenatapdunia.blogspot.co.id/2011/12/mayat-dalam-perpustakaan.html

link download novel Agatha Christie di sini

Ditemukan sebuah mayat perempuan berambut pirang dengan mengenakan gaun lusuh di perpustakaan keluarga Kolonel Bantry. Mrs Bantry segera menghubungi temannya, seorang perawan tua dari dusun st. Mary Mead yang memiliki kemampuan menyelidiki sebuah kasus dengan cara menghubungkannya dengan kasus-kasus lain yang serupa di sekitarnya, Miss Marple. Polisi juga mulai melakukan penyelidikan terhadap mayat tersebut dan mengusut orang-orang yang sekiranya berhubungan dengan si Korban, Ruby Keene. Ruby Keene sendiri adalah seorang penari yang bekerja di hotel Majestic karena menggantikan sepupunya, Josie yang cedera. Mr. Conway Jefferson, lelaki cacat yang ditinggal mati istri dan kedua anaknya adalah orang yang melaporkan hilangnya Ruby Keene.

Apa motif utama pembunuhan tersebut? Seperti biasanya kasus dalam cerita detektif, motif pembunuhan kalau bukan uang ya wanita. Dalam kasus ini motifnya yaitu uang. Mr. Jefferson yang kaya sangat menyukai Ruby dan ingin mengadopsinya sebagai anak, dia juga membuat surat wasiat akan memberikan hartanya senilai lima puluh ribu Pound pada Ruby.

Yang paling mempunyai motif terhadap pembunuhan ini yaitu kedua menantunya yang masih tinggal bersama Mr. Jefferson, yaitu Adelaide Jefferson dan Mark Gaskell yang mempunyai warisan lebih sedikit dari Ruby. Sayangnya, keduanya mempunyai alibi yang kuat saat pembunuhan itu terjadi.

Sebuah bukti baru ditemukan, potongan benang dari baju Ruby ditemukan di permadani di rumah Blake Basil. Beberapa hari kemudian dari kematian Ruby juga ditemukan mayat seorang siswi, Pamela Reeves di dalam sebuah mobil yang sengaja dibakar. Mobil itu milik George Ballet, pacar Ruby.

Jadi, siapakah yang membunuh Ruby dan Pamela Reeves?

Dari beberapa karya Agatha Christie yang aku baca (masih bisa dihitung jari tangah), biasanya korban pembunuhannya gak cuma satu. Sadis banget kan? Dan di novel ini aku gak bisa menebak sama sekali siapa pembunuhnya, baru saat dijelaskan oleh Miss Marple mulutku cuma ber’oh’ bingung.

Kali ini aku memang mencari karya Agatha yang menceritakan tentang Miss Marple, sebelumnya sudah baca Hercule Poirot dan Tommy-Tuppence. Penasaran aja sih gimana kalau orang tua yang melakukan penyelidikan, komentar Netizen terhadap Miss Marple bagus-bagus. Dan, kesanku pribadi dalam kasus ini, aku gak exited dan kurang greggert sama Miss Marple. Kurang perannya, perannya baru muncul di akhir, saat dia mewawancarai temannya Pamela, mendatangi rumah Blake Basil. Di Hotel Majestic dia ngapain aja? hebatnya, semua penyelidikan kayaknya dilakukan polisi dan eksekusi diserahkan kepada Miss Marple ini. Tapi tetap saja gak membuat aku puas.

start reading 19 and finished 22. (lama juga yaa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s