[Harry Potter 4] Loh kok baik? Lol kok jahat?

Harry_Potter_Membaca Harry Potter seperti naik roller coaster, bikin tegang.

Alurnya benar-benar tidak terduga, sulit ditebak.

Mengenai karakter tokohnya, aku sendiri dibuat terkecoh, siapa yang sebenarnya jahat, siapa yang baik? Di HP 1, Prof. Snape adalah orang yang disangka ingin mencelakai Harry. Ternyata dia malah yang menolong Harry. Tak disangka, Prof Quirrell yang gagap dan canggung, guru Pertahanan terhapa ilmu hitam adalah pendukung Voldemort, si pangeran kegelapan. Masih tentang guru Pertahanan terhapa ilmu hitam di sekolah Hogwarts yang tiap tahun berganti. Di tahun kedua Harry, Prof Lockhart yang memegang posisi sebagai guru Pertahanan terhapa Ilmu Hitam. Mengetahui dia adalah orang yang menulis banyak buku penting, pasti dia orang yang bijaksana. Ternyata prof Lockhart hanyalah orang yang gila ketenaran. Pengalaman-pengalaman yang dia tuliskan dalam buku didapatkan dengan cara yang sama sekali tidak bijaksana.

Nah, di tahun ke 3 Harry, guru Pertahanan terhapa Ilmu Hitam diganti Prof. Lupin. Aku menebak-nebak Prof. Lupin orang seperti apa? pendukung Voldemort kah apa bukan? Aku berusaha tidak terkecoh dengan pendapat para tokoh, terutama pendapat Ron, Hermione, dan Ron. Prof Lupin memang baik, menolong Harry mempelajari mantra penangkal dementor, sikapnya terhadap Harry juga begitu ramah, berkebalikan 180 derajat dari Prof Snape, Tetapi dalam beberapa hal dia mencurigakan, seperti sikapnya yang aneh saat Harry menanyainya tentang Sirius Black, dia sering sakit-sakitan sehingga sering absen mengajar, pikirku pada saat dia absen, dia diam-diam mendatangi Voldemort. Pada akhir cerita terjawab sudah keherananku, Prof Lupin adalah orang yang sangat baik, dia sahabat ayah Harry saat sekolah dulu.

Guru Pertahanan terhapa Ilmu Hitam di tahun keempat Harry, yaitu Prof. Moody. Sikapnya aneh, dia merupakan auror, penangkap penyihir hitam. Terhadap Harry dia banyak membantu, apalagi saat Harry mengikuti turnamen Triwizard. Mudah-mudahan dia emang orang baik, apalagi dia orang yang dipercayai oleh Dumbledore. Aku kecewa sekali karena ternyata semua bantuan Prof. Moody semata-mata untuk mempermudah langkah Harry ditangkap oleh Voldemort, yang tentu saja untuk dibunuh. Harry tak percaya pengakuan Moody sendiri, begitupun aku. Sebelumnya dia baik (melegakan sekali), kemudian berubah jahat (kaget dan kecewa), kemudian baik lagi (bernafas lega). Eh kok bisa gitu? Ternyata yang jahat itu bukan Prof. Moody, tetapi pengikut Voldemort yang menyamar menjadi Prof. Moody.

Arrrghhh, JK. Rowling benar-benar mepermainkan emosiku. Sukses membuatku hanyut dalam kisahnya, sukses membuatku bingung menerka-nerka karakter pemainya seperti apa. dan alurnya juga sungguh sulit ditebak.

Aku agak bosan awalnya dengan kemenangan-kemenangan Harry yang tidak terlalu sulit dia dapatkan di turnamen Triwizard. Kan ada 3 kasus yang harus dipecahkan, kasus pertama sukses dilewatinya dengan mengagumkan, mengambil telur naga. Di kasus kedua, petunjuknya ada di telur naga. Harry lama sekali menangkap petunjuk dari telur naga itu.

Sementara Cedric sudah memecahkannya dan Krum juga, terlihat saat Krum menyelam di danau. Gak apa-apa deh bukan Harry yang menang, pikirku. Lagian dalam pertandingan Quidditch dengan mudah Harry menangkap Snitch, dia sudah jadi bintang di olahraga itu. Di kasus kedua dan ketiga Harry pada akhirnya mampu juga memcahkannnya dengan mudah, itu yang bikin bosen. Apalagi saat piala api sudah ada di depan mata Harry, karena siswa yang menyentuh piala api duluan, dia yang akan mendapat nilai tertinggi. Gitu aja nih turnamennya? Dan lagi-lagi aku salah. Memegang piala api bukan akhir dari turnamen itu. Malah kasus yang sebenarnya terjadi saat Harry memegang si piala api. Di sini nih pembaca dibuat tegang lagi.

Gak bosan membaca marathon HP. Rasanya uda lama gak membaca buku yang benar-benar bikin terkesan. Aku sih gak niat buat tulisan-tulisan tentang kesanku terhadap buku HP, aku ingin menikmati membaca aja. Tapi gak bisa untuk buku sebagus ini. Tanganku gatal untuk menuangkan pikiranku, serasa ada yang meledak-meledak di kepala kakau gak segera dimuntahkan dalam bentu tulisan. Ya walaupun tulisan-tulisan gini. Kalau buku yang aku baca gak menarik, susah sekali punya mood untuk menulis reviewnya. Kalau bukunya bagus, mood datang sendiri.

Di HP 5, siapa yang kira-kira yang mengajar Pertahanan terhapa Ilmu Hitam?

Semakin lama novel ini semakin menarik.

Suka dengan persahabatn Harry, Ron, dan Hermione. Kompak, tapi sifat kemanusiaan juga tampak. Ron yang diam-diam iri pada Harry karena ketenaran Harry, sementara Ron di rumah sudah merasa jengkel karena suka dibandingkan dengan kakak-kakaknya, yang semuanya alumni Hogwarts. Charlie yang mantan kapten Quidicth, Bill dan Percy yang mantan ketua murid. Di sekolah, dia berteman baik dengan Harry yang juga begitu popular. Ron merasa tenggelam berada di dekat saudara-saudaranya dan Harry. Mengetahui Ron iri terhadap Harry, Harry malah juga membenci Ron. Keduanya sama-sama angkuh untuk menyapa duluan. Tapi ya namanya sahabat, akhirnya mereka berbaikan kembali, sama-sama merasa tersiksa dengan suasana saat mereke bermusuhan.

Dan saat pesta dansa, Ron dan Harry hampir putus asa menemukan pasangan. Kemudian keduanya sadar bahwa selama ini mereka punya teman perempuan. Ron menyuruh Hermione memilih di antara Ron sendiri dan Harry untuk menjadi pasangannya di pesta dansa. Hermione menolak keduanya dengan marah-marah, dia sudah memliki pasangan untuk pesta dansa, tapi dia menolak memberi tahu kedua sahabatnya siapa pasangannya. Alasanya kemarahan Hermione pada Ron dan Harry karena keduanya mengajak Hermione sebab gak ada pilihan lain, karena gadis yang mereka sukai menolaknya pergi bersama ke pesta dansa, Hermione kesel karena dia dijadikan alternatif terakhir. Rupanya, kemarahan Hermione lebih ditunjukkan pada Ron. Hermione juga bilang bahwa bukan karena Ron dan Harry tidak melihatnya sebagai seorang wanita, bukan berarti tidak ada laki-laki yang melihatnya sebagai seorang wanita.

Begitu kagetnya Ron dan Harry bahwa pasangan pesta dansa Hermione adalah Victor Krum, bintang international Quiddicth, dari sekolah Durmstrang. Saat pesta dansa itu, baik Ron maupun Harry hampir tidak mengenali Hermione. Hermione yang biasanya rambutnya mekar, yang biasanya membawa buku berat-berat di tangannya, sangat berbeda malam itu. Dan Ron yang kelihatan frustasi sekali melihat kebersamaan Hermione dan Victor Krum.

Aku suka cara Krum mendekati Hermione. Mengetahui Hermione sering berada di perpus, Krum juga sering mengunjungi perpus, berharap punya kesempatan berbicara dengan Hermione.

Sedih Cedric akhirnya meninggal, terharu dengan pengorbanannya.

Quote bagus di Harry Potter 5

Akan selalu ada yang tak suka padamu, tetapi mereka tidak berharga untuk dipedulikan. –Hagrid

Kalau kau ingin tahu sifat orang, perhatikan bagaimana dia memperlakukan orang yang kedudukannya lebih rendah darinya, bukan yang sederajat dengannya. –Sirius

sumber gambar: di sini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s