Engkau bersamaku di surga, wahai Abu Bakar

Diambil dari Melukis Pelangi by OSD

Saat itu Abu Bakar menemani Rasulullah dalam perjalanan hijrah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dari Makkah ke Madinah. Di tengah-tengah kejaran kaum kafir quraisy, mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak di gua tsur. Di dalam gua tsur ini terdapat banyak binatang liar yang dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan mereka, sehingga Abu Bakar pun masuk terlebih dahulu untuk membersihkan gua agar Rasulullah aman beristirahat di dalamnya. Abu bakar tak memedulikan keselamatan dirinya. Ia merobek bajunya dan menutup lubang-lubang dalam gua itu. Kecintaan Abu Bakar tak sampai di situ saja, ketika rasulullah Saw tertidur di pangkuannya karena kelelahan, Abu Bakar tiba-tiba merasakan sakit di sekujur tubuhnya (kalau gak salah karena digigit kalajengking), tapi dia menahan sakit itu sekuat tenaga, sampai air matana bercucuran. Abu Bakar tak ingin Rasulullah San sampai terbangun dari tidurnya.

Kisah ini membuatku begitu terharu. Pantas saja Rasulullah sangat mencintainya ….

Selain rela mengorbankan dirinya, Abu Bakar pun rela mengorbankan seluruh hartanya untuk Allah dan Rasul-Nya. Ketika Rasulullah bertanya, “Apa lagi yang kau punya?” Abu Bakar menjawab, “Yang aku punya sekarang hanyalah Allah dan engkau, ya Rasulullah”. Rasulullah langsung menangis dan memeluk Abu Bakar, lalu berkata, “Engkau bersamaku di surga, wahai Abu Bakar”. (hal 189-290)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s