[Cuapz]Perjalan menemukan Think Dinar dan Think Gold

think dinar think goldPertama, ketika baca buku ini, lintasan liar dipikiranku adalah, “mau minta mahar berupa dinar dan dirham pada calon suami ketika nikah nanti”. #eaaa

Kedua, alasanku membeli buku ini adalah karena aku adalah calon orang kaya (*tsaah. Eh, aamiin aja deh), aku harus mengerti cara berinvestasi yang aman dan gampang. Dan karena aku adalah calon ibu rumah tangga yang baik (aamiin, again), aku harus tau bagaimana caranya mengelola keuangan keluarga nanti. Karena Allah memberikan sesuatu kepada hamba-Nya yang siap, maka karena aku siap kaya, semoga Allah menjadikan aku orang kaya (Aamiin). Setelah membaca buku ini, aku tau bahwa ternyata tidak harus kaya terlebih dahulu untuk bisa berinvestasi dengan Dinar. So, karena aku ingin kaya dan sejahtera, aku perlu mempunyai buku ini. Kalau kamu juga begitu, sebaiknya segera beli buku ini. Alhamdulillah aku merasa belum terlambat.

Karena rasa keingintahuanku yang besar terhadap mata uang yang sudah digunakan pada zaman Rasulullah ini, bahkan pada zaman sebelum Rasulullah, maka ketika ada seminar international di kampus tentang “Dinar and Dirham For The Development Of Economic In Muslim Countries”, dengan sedikit pikir panjang sebentar akhirnya aku ikut. Pasalnya, biaya seminarnya cukup untuk membeli satu buku Tere Liye yang tebal (hiks), perlu gak ya? Kan aku uda punya bukunya juga. apalagi saat itu posisiku juga selesai wisuda, dan akan segera pulang ke rumah. Bismillah, dengan tekat yang kuat aku mendaftarkan diri. Dan bela-belain meluangkan waktu (*sok sibuk) berangkat dari rumah ke Kampus (lain kota) untuk mengikuti seminar ini.

Ketiga, aku mau cerita pengalaman ketika mengikuti seminar international tersebut. Pematerinya ada 3. Muhammad Abduh, Muhaimin Iqbal, dan satu lagi lupa, semuanya para ahli di bidang ini. Nah, yang Muhammad Abduh ini presentasi pake bahasa inggris. Secara, aku yang gak punya latar belakang ekonomi dan bahasa inggris yang pas-pas an, sukses dibuat melongo ketika beliau menyampaikan materi. Ketika dua pemateri setelahnya menggunakan bahasa Indonesia saja aku gak sepenuhnya paham. Istilah ekonomi asing bagiku, dan aku masih membaca bukunya Cuma beberapa lembar saja. Eh, ini Pak Abduh malah pake’ bahasa inggris. Alhasil, ketika pemateri bilang “I Mean” serentak peserta yang jumlah sekitar 500 orang menjawab dengan kompaknya “aaamiiiiin”Plurk Emoticons 10.gif Kemudian pemateri bilang lagi, “I say ‘I Mean’, not Aamiin”Plurk Emoticons 33.gif Ups, semua peserta gagal fokus rupanya. Untuk mengukur kemampuan bahasa inggrisku, aku mendengarkan benar saat pak Muhammad Abduh menyampaikan materi. Pasang kuping lebar-lebar, sementara otak bekerja keras mencerna apa yang disampaikan pemateri. Makanya aku ngeh dan tertawa ketika beliau meralat jawaban Aamiin peserta, walaupun aku sendiri gak ikut-ikutan bilang Aamiin. Tapi sepertinya banyak peserta yang gak sadar kalau mereka salah paham dengan ucapan pak Abduh, banyak yang gak dengerin malah.

Keempat, aku tertarik membeli buku ini awalnya karena gak tahan sama promosi toko asma nadia di fesbukPlurk Emoticons 177.gif Ketika Fendi ke Surabaya, aku nitip. Fendi sms, adanya Think Gold di Gramed, bukan Think Dinar, pengarangnya sama. Yasudah, aku tetap beli. Dan rasa ingin memiliki Think Dinar belum surut, alangkah lebih baiknya kalau punya keduanya. Satu buku biasanya melengkapi buku yang lain. Finally, aku beli online di toko asma nadia. Saat itu bulan oktober, ada diskon paket Qurban. Untuk pembelian 3 buku Cuma 130rb, lain ongkir. Aku beli buku ini satu, dan dek Windar 2 buku.

cover belakang
siapa yang gak ngiler lihat cover belakang ini???

Kelima, agak lama bikin reviewnya, karena gak cukup dibaca sekali untuk memahami buku ini. Gak beda jauh dengan membca buku kuliah. Apalagi backgroundku bukan ekonomi. So, semoga aja reviewnya segera menyusul.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s