Sherlock Holmes: Misteri Hilangnya Batu Delima Biru

unnamedKisah tentang Sherlock Holmes, detektif swasta terkenal dari London yang piawai memecahkan berbagai kasus sulit dengan metode uniknya yang tak lazim di mata orang kebanyakan, memang menarik untuk diikuti. Pantas saja jika novel dan kumpulan cerita pendek yang lahir pada abad ke 19, karya Sir Arthur Conan Doyle ini sering diangkat ke layar kaca, Petualangan seru bersama sahabatnya, Dr. Watson, selalu ditunggu-tunggu oleh penggemarnya bahkan sampai abad ini.

Aslinya cerita tentang detektif nyentrik ini ditulis Doyle dalam 4 Novel dan 56 cerita pendek secara berurutan. Penerbit Laksana group Diva Press menerbitkan kembali kisah Holmes yang terangkum dalam judul ‘Misteri Hilangnya Batu Delima Biru’. Ada 4 cerita pendek di buku tersebut yang tidak berurutan sesuai karangan aslinya, yaitu Misteri Hilangnya Batu Delima Biru, Misteri Sang Pasien, Misteri Vampir dari Sussex, dan Misteri Pembunuhan Kaki Setan. Meskipun tidak berurut, pembaca masih tetap bisa menikmati kisah Holmes dengan nyambung. Tapi kalau pengen mengerti seperti apa Holmes, bagaimana wataknya, latar belakangnya, lebih disarankan membacanya secara berurutan. Versi PDF yang berbahasa Indobesia bisa di download di sini, kalau versi bahasa inggrisnya di sini. Semuanya dengan cerita yang sudah berurutan kok.

Oke, lanjut ke Misteri Hilangnya Batu Delima Biru. Cerita pertama, pada malam Natal, Henry Baker meninggalkan topi dan seekor angsa di jalan karena dihadang segerombolan preman. Kedua barang tersebut ditemukan oleh Peterson, petugas antar barang yang jujur. Penyelidikan terhadap kasus kriminal ini diawali saat Peterson memberikan batu delima biru kepada Holmes yang dia dapatkan dari tembolok angsa setelah memanggangnya. Di lain pihak, The Times selama 5 hari berturut-turut mengiklankan tentang hilangnya batu delima biru yang dirampok milik Countess Morcar di Hotel Cosmopolitan. “Kau lihat, Watson, kesimpulan-kesimpulan kita tiba-tiba menjadi penting, dan melibatkan perkara kriminal”, kata Holmes (hal 22).

Bersama Dr. Watson, Holmes mencari tahu darimana angsa tersebut berasal. Urutan kejadiannya adalah, Henry Baker memenangkan arisan angsa dari restoran Alpha, restoran Alpha membeli angsa dari Beckinridge, Beckinridge mendapat pemasokan angsa dari penjual unggas, Mrs. Oakshott.

Sementara itu, pihak kepolisian menetapkan John Horner (tukang leding) sebagai tersangka atas kesaksian James Ryder (karyawan hotel), dan Cussak (pelayan Countess). Ketika melihat Ryder di tempat Beckinridge, Holmes langsung menembak Ryder dengan pertanyaan menuduh, “Anda ingin tau dimana angsa itu sekarang?”. ”Ya, tuan”, jawab Ryder. “Ah, maksud saya bukan sekedar angsa, unggas yang sedang anda cari berbulu putih dengan garis hitam di ekornya (hal 44). Dengan semua fakta yang Holmes ungkapkan, Ryder mengakui kejahatannya. Holmes ini memecahkan kasus dengan metode Deduksi. Jadi, dengan melihat fakta-fakta dan bukti yang ada dia mampu mengetahui akhir dari kasus tersebut, tinggal mencari motiv pelaku untuk memperkuat analisanyan dan mencocokkan dengan bukti-bukti yang dia temukan.

Ryder mengaku memasukkan benda yang lebih kecil dari biji buncis tersebut ke dalam mulut angsa yang dia dapat dari saudaranya, Mrs. Oakshott, pemasok unggas. Sialnya, angsa dengan garis hitam di ekornya ada dua, dan Ryder pulang dengan membawa angsa yang salah.


“Ya, godaan menjadi kaya dalam waktu singkat memang sungguh dahsyat dan anda tak kuasa menolaknya” (hal 46).


Cerita kedua, Misteri Sang Pasien, Holmes menangani kasus kematian seorang pasien rawat inap yang meninggal di rumahnya karena dibunuh oleh temannya sendiri. Sama seperti kasus pertama, tergoda menjadi kayak mendadak, Blessington, si pasien, bersama keempat temannya, berani merampok bank Worthingdon pada tahun 1875. Tapi aksi kelimanya gagal dan mereka ditangkap. Demi menyelamatkan diri sendri, Blessington berkhianat dengan memberikan kesaksian palsu. Cartwright, salah satu komplotannya dijatuhi hukuman gantung, dan tiga lainnya dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun. Tapi mereka bisa bebas sebelum habis masa tahanan. Didasari oleh motif balas dendam atas penghianatan Blessington dan atas kematian Cartwrigtht, ketiga mantan narapidana itu mengakahiri hidup Blessington kemudian melarikan diri.

Kasus yang ketiga, Misteri Vampir dari Sussex menceritakan kecemburuan seorang anak berusia 15 tahun, Jack yang cacat, terhadap ibu tiri dan anaknya yang masih bayi. Mr. Ferguson mendapati leher bayinya terluka berceceran darah, sementara disampingnya, istrinya berdiri dengan bibir penuh dengan darah. Hasil penyelidikan Holmes adalah, bayi tersebut dilukai dengan anak panah yang dilumuri racun oleh saudaranya tirinya, Jack. Dan ibunya mengisap luka berdarah di leher sang bayi untuk mengeluarkan racun.


“Kejahatan ini didorong oleh rasa cinta, rasa sayang yang sangat berelebihan kepada Anda dan mungkin juga kepada ibunya yang telah meninggal. sehingga membuatnya tega berbuat seperti ini. Jiwanya terbakar oleh kebencian kepada bayi ini yang begitu sehat dan tampan, tidak seperti dirinya yang cacat”, Holmes menjelaskan kepada Mr. Ferguson (hal 145-146).


Terakhir, pembunuhan kaki setan. Tregennis membuhuh sadara perempuannya, Brenda dan membuat dua saudaranya laki-lakinya gila dengan racun. Sterndale yang selama ini mencintai Brenda, tanpa rasa takut membunuh Tregennis dengan cara yang sama.

Kasus rumit, berbelit-belit, bikin tegang, penasaran. Aaarrrrgggg……. Keren pokoknya.

Dan dari keempat judul cerpen tersebut kenapa ya yang dipilih sebagai judul Cover Misteri Hilangnya Batu Delima Biru? kalau menurutku sih lebih menarik Misteri Vampir dari Sussex. Aku pertama kali baca langsung tentang Sherlock Holmes dari buku punya teman, sebelumnya ngerti Sherlock Holmes dari Film Conan, bukunya kecil, seukuran komik, penerbitnya lupa. Isinya 2 cerpen, Misteri Vampir dari Sussex dan Pasien sekarat. Judul covernya Misteri Vampir dari Sussex. Pertama lihat judulnya aja uda bikin kepo, ini maksudany apa? kok makhluk gaib? eh, pas dibaca ternyata seperti itu.

Semoga penerbit Laksana kalau emang mau menerbitkan kembali Sherlock Holmes, ya lebih konsisten, dan sesuai urutan. Belakangan aku tau seri Novelnya yang berjudul Anjing Iblis dari Baskerville terbit bulan Oktober yang artinya terbit setelah kumpulan cerpen ini. Padahal urutannya keempat Novelnya dulu, baru kemudian cerita pendek.

Informasi Buku

Judul : Misteri Hilangnya Batu Delima Biru

Penulis : Sir Arthur Conan Doyle

Penerbit : Laksana

Tebal : 214 halaman

Terbit : Maret 2014

ISBN : 978-602-255-473-8

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s